Senin, 27 Juni 2011

Wisata Kuliner Solo

Mumpung masih dalam masa liburan sekolah informsi ini saya sampaikan. Barangkali ada yang berniat buat jadi turis domestik di Surakarta Hadiningrat, obyek wisata kuliner ini bagus juga buat masuk daftar kunjungan.


Bistik Solo


Terletak tidak jauh dari Alun-alun Solo, Kraton, Pasar Klewer , dan juga Pusat Grosir Solo. Wisata kuliner ini tepatnya ada di Gladag, dari Jl. Slamet Riyadi (jalan utama di Solo) lurus terus ke timur. Buka dari jam 18.00-24.00 We-Ie-Be, obyek ini menawarkan berbagai macam masakan tradisional Jawa. Bukan hanya yang khas Solo seperti gudeg, sega liwet, thengkleng saja, tapi ada juga rujak cingur dan rawon yang notabene khas masakan Jawa Timuran.

Para pedagang makanan di tempat tersebut merupakan bekas PKL yang 'digusur' oleh Pemkot Solo. Melalui pendekatan yang baik dan perlu waktu cukup lama untuk mendekati para pedagang serta menumbuhkan jiwa kewirausahaah mereka, akhirnya mereka bersedia ditempatkan di satu area yang strategis ini. Siang hari area mereka berjualan merupakan jalan raya di depan Pusat Grosir Solo (PGS) dan perkantoran. Sore hari jalan sepanjang 1,5 km ini disulap menjadi arena wisata kuliner.

Tempatnya sungguh bersih, teratur. Sesuai dengan motto Solo Berseri! Yang tidak kalah pentingmya: tidak akan ada gangguan pengamen layaknya kalau kita makan di lesehan Yogya. Hiburan kita dapatkan selain nonton pengunjung (?) juga dari grup musik maupun wayang yang manggung di situ setiap malam.

Harga makanan di area tersebut cukup terjangkau kantong. Tentunya ini yang menjadi salah satu daya tarik sehingga banyak sekali pengunjung. Saya melihat ada ratusan mobil parkir dengan rapi, tidak terhitung lagi jumlah sepeda motor (brompit, jare wong Solo). Meski ramai, tidak perlu kuatir bakal berdesakan. Bisa nyantai kok.....

Menu yang mungkin menarik buat mafioso'88 (paling tidak mas Diek dan Agung) yaitu sate kere! Disebut sate kere karena kalau umumnya sate terbuat dari daging, tapi sate ini menggunakan tempe gembus sebagai bahan dasarnya.



Cabuk Rambak

Tertarik? Barangkali dapat dijadwalkan untuk mengunjungi tempat ini pada liburan kali ini atau waktu-waktu yang akan datang. Obyek wisata lainnya yang dapat kita kunjungi di Solo adalah PGS, Klewer (wisata belanja), museum, kraton, water boom di Solo Baru. Tidak jauh dari Solo kita dapat ke yogya atau ke Grojogan Sewu di Tawang Mangu.

Penginapan? Buat yang perlu hotel juga banayk sekali hotel di Solo dengan harga bervariasi. Mulai dari kelas melati, 100 ribuan (bahkan kurang dikit) ber AC sampai hotel berbintang seperti Novotel, Sahid, dsb.
Akhirnya, selamat berlibur

CINTA YANG AGUNG



Adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan masih peduli terhadapnya..
Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih
menunggunya dengan setia..

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku
turut berbahagia untukmu..

Apabila cinta tidak berhasil
…Bebaskan dirimu…
Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya
dan terbang ke alam bebas lagi..
Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan
kehilangannya..

Tapi..ketika cinta itu mati..
kamu tidak perlu mati bersamanya

Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu
menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika
mereka jatuh..

(Kahlil Gibran)

Before UAS..

Semester 4 pun sudah hampir berakhir, tugas besar dengan segala problemnya pun sudah hampir selesai, tapi msh ada uas yang belum dilaksanakan. UAS mungkin kata2 yang agak menyeramkan bagi sebagian orang, termasuk diriku. Ritual yang dilakukan sebelum UAS yaitu belajar..

yap belajar adalah satu kata yang akan membuat kita berhasil dalam mengerjakan soal2 nanti yang entah bagaimana bntuk dan rupa soal tersebut. sekarang pokoknya yang berbuat yang terbaik buat uas semester ini. memang uas yang sekarang agak lebih dikit tapi yang bikin nyesek itu loh bahan2 ujian yang agak ngambang. slow aja kalau kayak gini ceritanya. untungnya nyokap gak terlalu maksa buat smua yang dijalani, jadi sekarang akan berusaha buat uas semester ini dan apapun hasilnya kita lihat nanti..

Sabtu, 07 Mei 2011

Pengalaman Tak Terlupakan

Dulu waktuku duduk di bangku kelas 3 SMA aku menghadapi masalah yang pastinya dilalui oleh orang-orang setingkatku yaitu mencari tempat untukku melanjutkan sekolah atau lebih tepatnya kuliah..Berbagai tes telah kulalui untuk bisa memasuki universitas tersebut.. Namun apa daya sebanyak itu aku melakukan tes, sebanyak itu pula aku ditolak.. Awalnya sih aku merasa tidak begitu masalah karena memang aku kurang berminat dengan kampusnya.. Tapi makin kesini ketika aku menunjukkan kalau aku makin berusaha untuk mendapatkannya aku justru masih saja ditolak..

Hari berganti hari aku mengikuti sebuah tes masuk universitas negeri tentunya karena memang aku hanya diperbolehkan kuliah jika aku masuk universitas negeri.. Jujur untuk yang kali ini aku merasa sangat lancar mengerjakannya kecuali satu yaitu fisika.. dari sekian banyak soal fisika aku hanya mengisi 2 saja. padahal pilihanku dua-duanya teknik yang notabene harus bisa fisikanya..

Setelah jarak berapa minggu ada tes masuk PTN yaitu SNMPTN. Aku mengikuti tes itu juga walaupun sudah lelah, capek rasanya untuk mengikuti ujian yang terus-menerus..
Ketika akhirnya pengumuman SNMPTN pun tiba, aku pun juga tidak diterima.. Jujur saja waktu itu perasaanku hancur berantakan dan merasa sangat putus asa.. Banyak hal yang membuatku drop..

Sehari setelah pengumuman aku dan orang tuaku ke Solo untuk mendaftar ke salah satu PTN yang berada di Solo.. Keesokan harinya aku, orang tuaku dan bulikku ke Jogja untuk melakukan pendaftaran untuk masuk salah satu PTN.. Sumpah berat banget rasanya, ketika aku melihat orang sekelilingku telah diterima di PTN yang mereka inginkan sedangkan aku masih mencari dan mencari..

Hari pun berganti..
2 hari sebelum tes PTN di Jogja, badan rasanya panas gak enak semuanya dan aku sempet nangis dan berucap "Ya Allah, jujur aku sudah gak kuat dan gak tahan dengan kondisi sekarang, aku udah gak bisa belajar lagi kepala udah pusing banget". Tiba2 ada telpon dari orang tuaku, kuseka air mataku dan kemudian bicaralah.Ortu: "Ges, lagi ngapain??"
Aku: "lagi tidur2an, ada apa??(dgn nada lemes)..
Ortu: "selamat ya ges..
aku: selamat?? selamat apa??
Ortu: kamu ktrima di pilihan pertama FTL.
aku: (nangis dan gak bisa berkata2)dlm hati: makasih ya Allah..

Semua yang ada disekitarku ikut bahagia mendengarnya karena kata salah satu bulikku berkata kmu itu kalo senyum aja maksa banget sekarang beda bgt..Jujur kmrn2 aku merasa sangat putus asa dan sekarang akhirnya dengan penantian yang panjang aku ktrima juga.. beberapa hari setelah dinyatakan ktrima aku pun juga dinyatakan diterima disalah satu PTN yang hanya bermodalkan kartu SNMPTN yang lalu. Tp aku telah memilih untuk melanjutkan ke bangku kuliahku yang menerimaku di FTL.

Yang aneh bagiku adalah semua pilihan prodi di masing2 universitas bukan pilihan dari dalam hati tapi aku meyakini hatiku kalau aku pasti bisa melewati hari sebagai mahasiswa di jurusan tersebut.. Semua yang kujalani banyak hikmahnya yang bisa aku ambil dan bisa kuajarkan buat kedua adikku..

Tentang Cinta

Ketika beranjak dewasa kita bertanya apa itu cinta..
Ada yang bilang cinta itu indah, cinta itu menyenangkan tapi dilain sisi cinta itu juga dapat membuat kita terluka sampai air mata tak dapat lagi dibendung..
Sesungguhnya cinta itu memang perasaan yang tulus dan suci yang diberikan Tuhan untuk seluruh hambaNya di dunia ini.
Tapi kadang-kadang manusia itu sendiri yang membuat cinta yang tadinya suci menjadi tidak suci lagi.

Namun ketika cinta itu hilang seorang manusia akan merasakan hidupnya sepi, sunyi..
Kita ini terlahir karena adanya cinta sepasang insan manusia..
Namun apa jadinya sepasang insan manusia yang telah menjalani bahteranya harus berujung pada situasi yang tidak menyenangkan?? Dimanakah letak kesalahan dari situasi tersebut?? Apa benar yang namanya cinta itu akan mudah pergi dalam waktu yang sekejap saja??



Cinta itu rumit dan sulit untuk dimengerti.. Ketika kita dihadapkan pada perasaan ini kita diharapan dapat mengendalikan perasaan itu.. Kita kadang-kadang dapat dengan mudah memaafkan orang yang kita kasihi walaupun orang tersebut telah menyakiti hati kita.. dan selamanya cinta itu akan tetap menjadi misteri bagi setiap manusia yang merasakannya..

Minggu, 19 Desember 2010

Emisi Bumi Makin Panas!




Tahu nggak, kontributor terbesar pemanasan global saat ini adalah emisi Karbondioksida hasil dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi dan batu bara), metana hasil dari pertnian dan peternkan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), Dinitro Oksida dari pupuk dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Ditambah lagi, hutan yang harusnya bisa berfungsi sebagai paru-paru dunia, makin habis ditebang atau dibakar untuk dialih fungsikan sebagai lahan produksi! gawat!



Emisi adalah gas yang terbuang dari proses pembakaran yang tidak sempurna. Nah, gas buang ini memiliki kadar racun yang berbahaya untuk manusia dan lingkungan. Sebaliknya, pembakaran alamiah seperti fotosintesis tumbuhan tidak menghasilkan emisi karbon atau misi bercaun.
Beberapa gas menghasilkan efek pemanasan lebih parah dari karbon dioksida. sebgai contoh, sebuah molekul metana menghasilkan efek pemanasan 23 kali dari molekul CO2. molukel N2O bahkan menghasilkan efek pemanasan sampai 300 kali dari molekul CO2. gas-gas lain seperti CFC ada yang menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari CO2!





Bukan hanya pemakaian BBM yang bisa jadi emitor atau donator emisi CO2, lho. pemakaian TV, komputer, PS, lampu listrik, dan hairdrayer atau alat listrik lain secara tidak bijak juga akan menghasilkan gas buang yang jahat. pada kondisi stand by saja, alat elektronik masih menghasilkan alus listrik sebesar 5 watt/jam. Nah, kalau kita membiaran alat elektronik itu stand by dalam aktu tidur kita selama 8 jam/hari, itu artinya kita sudah menghabiskan 160 watt/hari dan menghasilkan CO2 31 kg/tahun!


Ternyata seperti sampah sampah organik, seperti samaph dari dapur kita, juga melepaskan emisi dalam proses pembusukannya. setiap warga Indonesia sendiri membuang samapah 4,5 kg/ tahun yang artinya sudah menghasilkan emisi sebesar 64,8 kg/tahun!

Banyaknya emisi yang dihasilkan dari keseharian kita diperparah dengan kondisi hutan kita yang rusak, gundul dan terbakar. Padahal justru pepohonan dan gambutlah yang merupakan penyerap karbon terbesar. sekitar 85% emisi yang dihasilkan Indonesia justru dikarenakan kerusakan pada hutan.





Menurut PLN, 1 bohlam berdaya 6 watt bisa diapakai selama maksimum 1000 jam dengan emisi 345,6 kg/hari sedangkan 1 lampu hemat energi (LHE) dengan watt yang sama bisa dipakai minimum 5000 jam dan maksimum 10.000 jam dengan emisi 74,4 kg/hari.

Senin, 13 Desember 2010

Bahaya Tas Kresek




Peringatan publik Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) terkait dengan bahaya plastik kresek, khususnya berwarna hitam agaknya belum diindahkan masyarakat. Hal itu terlihat masih banyaknya pedagang, terutama pedagang gorengan di pinggir jalan yang menjadikan plastik kresek hitam sebagai wadah gorengannya yang panas mengepul.
Tarno, pedagang gorengan yang biasa mangkal di seputar pasar Ciputat, Tangerang mengaku tidak tahu bahaya plastik kresek hitam yang digunakannya untuk wadah gorengannya. Ia menggunakan plastik kresek karena harganya yang murah.
"Kalau pakai kertas bekas harganya mahal. Nanti untungnya makin berkurang," kata pria tengah baya yang mengaku baru sekali mendengar tentang bahaya plastik kresek hitam selama 8 tahun berjualan gorengan.
Hasil penelitian I Made Arcana, dosen kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) bisa menjadi satu alasan kita menolak kantung plastik kresek sebagai wadah makan. Arcana menjelaskan, zat pewarna hitam yang digunakan untuk pewarna kantung plastik kresek itu jika terkena panas dapat terdegrasi dan mengeluarkan zat yang menjadi salah satu pemicu kanker. "Tidak dianjurkan menaruh makanan panas langsung dalam kantung plastik kresek, tetapi alasi dulu dengan daun atau kertas yang aman buat kesehatan, bukan kertas koran," ujarnya.
Namun, penting pula diketahui masyarakat bahwa plastik daur ulang itu tidak hanya dijadikan sebagai kantung plastik, tetapi juga produk lain yang selama ini tidak disadari masyarakat seperti sedotan, piring plastik kecil yang biasanya dipergunakan untuk wadah buah-buahan atau cake pada peringatan ulang tahun, dan gelas plastik berwarna.
Lantas, apa solusinya mengatasi persoalan kantong plastik? Yang pasti, lanjut Arcana, jangan pernah mencoba membakarnya. Jika proses pembakarannya tidak sempurna, plastik akan mengurai di udara sebagai dioksin. Senyawa ini sangat berbahaya bila terhirup manusia.
"Dampaknya antara lain memicu penyakit kanker, hepatitis, pembengkakan hati, gangguan sistem saraf, dan memicu depresi," ujarnya.
Selain kantung plastik kresek, pembungkus makanan lain juga patut mendapat perhatian karena bisa saja mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Selama ini masyarakat menerima dengan lumrah makanan yang dibungkus oleh kertas biasa, kertas koran atau kertas bekas majalah.
Terkadang kertas pembungkus yang kontak langsung dengan makanan itu tidak didesain khusus untuk wadah makanan, sehingga mengandung zat berbahaya seperti timbal, karbon, dan lainnya. Timbal dapat mudah berpindah ke makanan jika terkena minyak dan panas yang mampu menyebabkan kelumpuhan.
Jadi bagi anda yang suka membeli gorengan, sayur-sayuran, kue, roti, dan lain-lain yang dibungkus dengan kertas bekas atau kertas bukan untuk makanan seperti kertas koran, kertas majalah, kertas print-an, gunakanlah piring atas wadah lainnya yang didesain khusus untuk makanan.

Harus Dikurangi

Penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan, meski terbilang aman untuk kesehatan sebagaimana dilansir BPOM, tetapi harus dikurangi. Karena stryofoam tidak ramah lingkungan. Bahan styrofoam bersifat tahan lama dan tidak dapat terurai secara alamiah dalam waktu puluhan atau mungkin bahkan ratusan tahun.
Sementara jika styrofoam dibakar, maka racun yang menguap ke udara jika terhirup akan menetap di dalam tubuh serta dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.
Sebaiknya mulai dari diri sendiri tidak menggunakan dan tidak membeli makanan mimuman yang memakai styrofoam sebagai kemasan agar tidak terkena dampak yang merugikan diri kita sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar kita. Lebih baik membawa tupper ware, piring atau rantang sendiri untuk membawa makanan kesukaan kita.
Kemasan lain yang patut diwaspadai adalah plastik air minum dalam kemasan yang mengandung bahan polyethylene terephthalate atau PET yang bersifat zat karsinogen jika dipergunakan berulang-ulang. Kemasan PET tersebut hanya aman digunakan beberapa kali saja, dengan suhu normal, tanpa dicuci-cuci, tidak kena sinar matahari.
Oleh sebab itu sebaiknya kita tidak memakai ulang botol dan gelas air minum kemasan dan hanya menggunakan kemasan minuman khusus untuk minuman yang aman dari zat-zat berbahaya.
Produk kemasan yang luput dari masyarakat adalah piring, mangkok, gelas dan barang berbahan melamin. Bahan melamin untuk pembuatan barang rumah tangga seperti piring, gelas, mangkuk, mug, cetok, sendok, garpu, dan sebagainya ternyata tidak semuanya aman bagi kesehatan kita dan dapat memicu kanker.
Selain harga yang murah, bentuknya yang beraneka ragam, ringan dan tahan banting menjadi primadona dalam perkakas rumah tangga di masyarakat.



Artikel Oleh (Tri Wahyuni)
Diambil dari Suara Karya Online